Membentuk generasi berakhlak mulia, berilmu, dan berprestasi. Wadah pengembangan intelektual santri dalam kajian ilmu agama Islam dan teknologi.
Mengenal lebih dekat sejarah, kepemimpinan, dan sistem pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Yaqin.
Sebelum dikenal dengan nama Yayasan Ponpes Nurul Yaqin, pondok ini bermula dari sebuah Musholla dan gubuk kecil di tengah desa Nogosari. Tempat sederhana tersebut setiap harinya dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur'an dan kajian kitab kuning yang dikomandoi langsung oleh Al-Mukarrom KH. Syamsul Arifin.
Melihat banyaknya anak-anak yang harus pulang-pergi dari rumah hanya untuk mengaji, maka muncul inisiatif untuk menyediakan tempat mukim. Ketika estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh menantu beliau, yakni KH. Ahmadi Badri, beliau mendirikan pondok pesantren secara resmi pada tahun 1991 yang kini dikenal luas sebagai Pondok Pesantren Nurul Yaqin.
Fokus pada pendalaman ilmu-ilmu agama (Tafaqquh Fiddin) melalui sistem pengajian kitab kuning (Turats) dan pembentukan karakter santri yang berakhlakul karimah.
Penyelenggaraan pendidikan sekolah formal yang mengacu pada kurikulum Nasional/Kemenag untuk membekali santri dengan wawasan umum, sains, dan teknologi.
Landasan cita-cita luhur Pondok Pesantren Nurul Yaqin
"Mewujudkan santri yang Ibadillahish Sholihin serta memiliki keagungan akhlak."
Langkah nyata pengabdian
Menanamkan rasa cinta mendalam terhadap kitab suci sebagai pedoman hidup.
Mencetak santri penghafal Al-Qur'an yang mutqin dan berwawasan luas.
Mengimplementasikan nilai-nilai luhur Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat.
Bukti nyata dedikasi santri Nurul Yaqin dalam mengukir prestasi gemilang di tingkat regional hingga nasional.
Saat ini data prestasi santri belum tersedia. Nantikan update pencapaian luar biasa dari santri Nurul Yaqin segera.
Kumpulan berita, artikel, dan informasi kegiatan terbaru dari lingkungan Pondok Pesantren sebagai wujud transparansi dan syiar.
Saat ini belum ada artikel atau informasi terbaru yang diterbitkan. Silakan cek kembali nanti.